Suzuki Indonesia Belum Dapat Restu Produksi Jimny

Suzuki Jimny Masih Diproduksi di Jepang – Suzuki Jimny secara resmi diluncurkan dan langsung mendapat respons positif dari komunitas global, termasuk Indonesia. Terbukti, respons positif dapat dilihat dari jumlah total 4 × 4 mobil yang masuk hingga saat ini yang sangat banyak dengan antrean panjang hingga 3 tahun.

Tentu saja, geliat konsumen dan daya tarik Suzuki Jimny begitu memikat sehingga PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim bahwa ada wacana untuk merakit Jimny secara lokal. Ini adalah salah satu hal yang cukup efektif juga dalam mengurangi panjang antrian pivot panjang.

Namun, hanya saja dalam hal ini prinsipal Suzuki Jepang sendiri belum memberikan keputusan mengenai keinginan yang diungkapkan oleh PT SIS untuk memproduksi Suzuki Jimny di luar Jepang, termasuk di Indonesia.

"Mengenai produksi Jimny, kami tidak dapat berkomentar. Jika ada lebih banyak pesanan, kami mempertimbangkan produksi Jimny di luar Jepang," jelas General Manager Departemen Otomotif Indonesia dan Thailand Suzuki Motor Corporation (SM), Satoshi Shimizu di Hamamatsu, Jepang, baru-baru ini.

Di sisi lain, dengan antrian panjang yang meliuk-liuk, Direktur dan Managing Officer Suzuki Motor Corporation (SMC), yang dalam hal ini dipegang oleh Mahiko Nagao sendiri menyampaikan permintaan maaf kepada semua pembeli Suzuki Jimny karena harus mengantri cukup lama. .

"Memang, jumlah pembeli (Suzuki Jimny) sangat besar, dan ini di luar prediksi kami sebelumnya. Jadi, produksi kami memang tidak cukup," kata Masahiko jelas.

Sekadar informasi, jumlah total produksi Suzuki Jimny yang dilakukan oleh Suzuki Jepang per bulan ditargetkan menjadi 5.250 unit. Dari total unit, sebagian besar unit dimaksudkan untuk mendukung pelanggan di Jepang dan sisanya diekspor ke negara lain, termasuk Indonesia, yang kabarnya hanya mendapat 50 unit per bulan.