Biaya BBN-KB Naik, BMW Tak Khawatir

BMW Masih Tidak Terlalu Khawatir tentang Peningkatan BBN-KB – Memang, peraturan baru tentang tarif bea masuk BBN-KB di Kawasaki Jakarta telah dikeluarkan tetapi hanya akan berlaku pada bulan Desember 2019. Ini tentu saja berita yang perlu perhatian, terutama bagi penggemar mobil BMW.

Seperti diketahui bahwa BMW Group sendiri mengungkapkan bahwa mereka tidak khawatir dengan menyesuaikan kenaikan tarif BBN-KB. Bukan tanpa alasan, mengingat BMW akan tetap memiliki target pasar.

Sementara itu, di sisi lain, Jodie O & # 39; Tania sebagai Direktur Komunikasi BMW Group di Indonesia juga mengatakan bahwa kenaikan biaya atau tarif BBN-KB memang diakui memiliki dampak pada harga akhir yang nantinya akan ditanggung oleh pembeli potensial.

"Sosialisasi tertentu dari pemerintah mengenai peningkatan biofuel. Jika itu dari BMW, karena kami adalah merek kendaraan premium, tentu pengaruhnya ada tetapi tidak signifikan," kata Jodie dengan jelas, ketika ditemui di Eurokars Gallery, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

Namun, itu hanya Bayu Rianto sendiri, dalam hal ini sebagai Wakil Presiden Penjualan BMW Group Indonesia, mengungkapkan bahwa sebenarnya sebelum wacana tentang kenaikan tarif BBN-KB, dilaporkan bahwa ia benar-benar berkomunikasi dengan masyarakat / konsumen.

"Kami sudah berkomunikasi, jika tarif BBN naik, konsumen akan menanggung biayanya, sehingga konsumen tidak kaget," tambah Bayu di tempat dan waktu yang sama.

Di sisi lain, perubahan atau kenaikan tarif BBN-KB memang dianggap cukup masuk akal mengingat telah dilaporkan terjadi beberapa kali. BMW juga tidak perlu khawatir dengan perubahan tarif BBN karena sudah menjadi hal biasa.

"Tapi untuk BMW itu tidak terlalu berpengaruh, karena mereka (pembeli) adalah penggemar BMW, tidak hanya untuk kendaraan fungsional seperti merek kendaraan lain," kata Jodie.